biarkan asaku melayang tinggi
jauh lampaui angkasa
lelapkan hati ini
dari semua derita
terbang menuju kedamaian
bayang kupu-kupu kecil
kan hapus luka yang menganga
dimana hatiku masih menangis
begitu perih dan tak tertahan
wahai kupu-kupu surga
tenangkanlah jiwa kecil
merintih dan kesakitan
mengharapkan senyummu
letakan cahaya harapan
menghidupkan hati yang telah mati
akahkah semu kembali
tanyaku padamu
kupu-kupu dalam khayalku
Thursday, June 23, 2011
puisi: saat kau sakit
hati yang terasa mati
tak sanggup ku berkedip
sayup sayup suara nafas lemah
siapa dibalik kaca
tertidur di ranjang kecil
itu aku, itu diriku
terbujur lemah tak berdaya
begitu banyak lebam di tubuhnya
tapi ia mencoba tersenyum
setitik harapan di benaknya
membuatnya pantang menyerah
berikanku satu keajaiban
akankah semua kembali
nb:puisi waktu aku sakit
tak sanggup ku berkedip
sayup sayup suara nafas lemah
siapa dibalik kaca
tertidur di ranjang kecil
itu aku, itu diriku
terbujur lemah tak berdaya
begitu banyak lebam di tubuhnya
tapi ia mencoba tersenyum
setitik harapan di benaknya
membuatnya pantang menyerah
berikanku satu keajaiban
akankah semua kembali
nb:puisi waktu aku sakit
puisi: seorang penulis
kembaliku ke permainan kata
mengukir makna dibalik cerita
sayup-sayup suara pena
jaritan hati sang pujangga
sayap sayap patah yang telah kembali
walau bergelimang darah ia kepakkan
tebarkan makna isyarat hati
walau pilu mengoyak jiwa
tertatih tapi ia torehkan
berlari dari dunia nyatanya
luapkan segalanya
canda tawa bahkan kesedihan
mengukir makna dibalik cerita
sayup-sayup suara pena
jaritan hati sang pujangga
sayap sayap patah yang telah kembali
walau bergelimang darah ia kepakkan
tebarkan makna isyarat hati
walau pilu mengoyak jiwa
tertatih tapi ia torehkan
berlari dari dunia nyatanya
luapkan segalanya
canda tawa bahkan kesedihan
Subscribe to:
Posts (Atom)