nafas dibalik segelintir umat-MU
kulihat, mereka berkata
berkata dengan lantangnya, islam adalah segalanya
tanpa ragu mereka serukan takbir menggema
mereka acungkan bukti keimanan
mereka tunjukan bukti kebenaran
tapi apa
apa yang mereka pikirkan
apa yang mereka lakukan
aku bukanlah orang suci
aku hanya manusia biasa
manusia biasa penuh dosa
tak luput dari dusta
tak dapat menahan nafsu, sama dengan mereka
dalam hatiku, islam
bukanlah sekedar senyum dibalik dendam
bukanlah sikap dibalik dosa
bukanlah kata dibalik dusta
bukanlah iman dibalik dendam
ataupun niat dibalik keinginan dunia
awalnya
kutatap mereka dengan mata berbinar
mereka orang yang terpelajar
tapi tak kusangka, mereka berdusta
kalap dalam pujian semata
hanyut dalam indahnya dunia
menutup hati dalam ketamakkan
writer's note:
puisi ini ditujukan pada seorang seseorang yang sangat kusayangi dan kuhormati
yang kini mengalami gejolak batin dimana ia kehilangan sebagian imannya
dalam kebencian dan ketamakkan
semoga allah membukakan hati nuraninya yang sedang tertidur
1 comment:
ngeriii.. boleh tuh bwt d jadiin lagu.. hhe
Post a Comment